7 Dosa Besar PowerPoint

cover buku 7 Dosa Besar Powerpoint
Hari ini saya sudah selesai membaca buku 7 Dosa Besar Penggunaan PowerPoint. Buku ini saya beli tanggal 3 November 2007 karena judulnya yang menarik hati. Cari-cari siapa tahu ada yang udah dibuka dan ternyata ada. Jadi saya baca dan dari daftar isi dan sekilas bab 1 dan 2 isinya sangat menarik untuk dibaca lanjut. Jadinya bela-belain tidak punya uang juga beli tuh buku.
Sampai di rumah dan saya sudah santai mulailah membaca bukunya. Menarik. Dikatakan bahwa kita cenderung menyederhanakan masalah dan menampilkannya dalam powerpoint seakan-akan itu adalah hal biasa. Akibatnya pesawat ulang-alik Amerika meledak. Jadi sebaiknya pakai format yang benar untuk setiap dokumen yang diperlukan.
Kemudian juga diceritakan jangan suka menghitung waktu presentasi berdasarkan jumlah slidesnya karena apa yang muncul bukan patokan waktu. Yang harus ditekankan disini adalah menarik atau tidak anda membawakan materi presentasi anda. Selain itu materi presentasi berbeda dengan handout karena dalam presentasi kita bisa memberikan animasi sedangkan untuk membantu orang mempelajari materi kita harus dari handout.
Selain itu juga ditekankan mengenai hirarki bullet dalam powerpoint. Jangan sampai salah menggunakan karena justru akan mengacaukan pesan yang hendak disampaikan. Hal ini terjadi karena orang hanya akan melihat point yang besar saja. Yang kecil justru akan diabaikan karena dianggap sebagai keterangan tambahan yang kadang dibaca kadang tidak.
So… buat yang pakai powerpoint di tempat kerja atau pun buat mengajar atau untuk presentasi makalah ada baiknya baca nih buku.
Makasih apresiasinya, Mas Andi. Semoga senantiasa bermanfaat bagi kita semua.
Saya sendiri mengenal presentasi (beralat bantu komputer) cukup lama sebagai hadirin. Sekarang pun masih. Karena itu, saya mengerti bagaimana tidak enaknya terperangkap dalam satu sesi presentasi (pake PPT, Impress, Keynote, Flash, atau apa pun) yang membingungkan, membuat ngantuk, maupun mendorong saya ingin kabur.